5 KAMPUNG ADAT DI SUMBA YANG WAJIB KAMU KUNJUNGI

0
419
views

Kampung Adat di Sumba memang menjadi salah satu kampung adat paling eksotis di dunia. Selain memiliki adat istiadat yang masih terjaga, kampung adat di Sumba juga memiliki bangunan dengan arsitekturnya yang unik.

Keindahan dan keeksotisan kampung adat di Sumba memang sangat menakjubkan. Nah kali ini IVACANZA akan memberikan rekomendasi 5 kampung adat di Sumba yang wajib kamu kunjungi sebagai referensi liburanmu ke Pulau Sumba, berikut ulasannya.

Baca Juga :
Panduan Wisata Lengkap ke Sumba [Download PDF]
Rekomendasi 10 Hotel Terbaik di Sumba

MENENGOK MEGAHNYA KAMPUNG RATENGGARO

Kampung ini memiliki keunikan pada rumah adat (Uma Kelada) dengan menara yang menjulang tinggi mencapai 15 meter, berbeda dengan rumah – rumah adat di kampung lainnya yang tinggi menaranya hanya mencapai 8 meter.

Kampung Ratenggaro
Kampung Adat Ratenggaro – natstravers

Ratenggaro yang berarti Kubur Garo ini menjadi terkenal karena adanya 304 buah kubur batu dan 3 diantaranya berbentuk unik yang terletak dipinggir laut dan merupakan kuburan bersejarah. Pergi ke Kampung Ratenggaro di Desa Umbu Ngedo, Kabupaten Sumba Barat Daya seperti pergi ke masa lalu.

Ratenggaro 2
Mengeksplor Kampung Adat Ratenggaro – alenia259

Deretan rumah adat dengan atap yang menjulang seperti menara berada persis di bukit di pinggir pantai, dengan akses yang mudah ke jalur pasir putih yang saat surut bagaikan dilukis oleh air, serta kuda-kuda yang berlarian di pantai.

Ratenggaro 3
Kampung Adat Ratenggaro – novrasumbayak, inezayuwibowo, sekitar

KAMPUNG ADAT TARUNG & WAITABAR WAKAIBUKAK

Kampung Tarung dan Waitabar telah destinasi wajib yang harus masuk dalam daftar penjelajahanmu selama mengarungi keindahan Waikabubak (ibukota kabupaten Sumba Barat). Kedua kampung ini meski berbeda nama namun nyatanya menyatu dalam sebuah kawasan.

Kampung Tarung 1
Kampung Adat Tarung – novrasumbayak, gilang_boban, rosmeryhutajulu

Kampung ini Masih memegang adat istiadat leluhur yang kuat yaitu kepercayaan Merapu membuat kampung ini unik dan original. Ia menjadi simbol kekuatan bertahan kepercayaan turun temurun dari gempuran modernisasi. Kedua Kampung ini terletak tepat di pusat kota, dekat kompleks pasar Inpres Waikabubak.

Kampung Tarung 2
Kampung Adat Tarung – annisa_kuswanto
Kampung Tarung 3
Kampung Adat Waitabar – anakflores, kristal_prima, satyawinnie

Walau terletak di pusat modernitas namun keaslian tradisi dan budaya leluhur masih tetap dipertahankan. Misalnya rumah adat beratap alang yang dibangun mengililingi ruang terbuka tempat upacara, makam megalitik, kuil Marapu, tiang pancang (Adung) yang dulu digunakan untuk menggantung kepala musuh, dll, semuanya bakal membuat Anda merasa tengah berpetualang ke masa lampau.

MELIHAT ARSITEKTUR TERBAIK SUMBA DI KAMPUNG ADAT PRAIJING

Kampung Adat Praijing terletak di Desa Tebara, Kecamatan Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Tmur. Di kampung ini terdapat 38 rumah tradisional khas Sumba. Sebelum mengalami kebakaran pada 2000 silam, yang menghabiskan 20 rumah, rumah tradisional di kampung ini berjumlah 42 rumah.

Rumah adat Sumba biasa disebut Uma Bokulu atau Uma Mbatangu. Uma Bokulu berarti rumah besar, dan Uma Mbatangu berarti rumah menara. Rumah tradisional di sini berbentuk rumah panggung dan memiliki atap yang menjulang tinggi seperti menara, namun ada beberapa rumah yang tidak memiliki atap menara. Saat singgah di rumah seorang warga kampung, saya menanyakan tentang rumah adat yang mereka tinggali.

 Rumah adat di Kampung Adat Praijing terbagi menjadi tiga bagian. Bagian bawah untuk memelihara hewan ternak, bagian tengah untuk penghuninya, dan bagian atas atau menara untuk menyimpan bahan makanan.Rumah tradisional di Kampung Adat Praijing berbentuk rumah panggung dan memiliki atap yang menjulang tinggi seperti menara. Selain digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, penduduk lokal juga meyakini bahwa Marapu menyaksikan mereka dari menara ini.

Marapu merupakan agama asli yang masih hidup dan dianut oleh orang Sumba di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Agama ini merupakan sistem keyakinan yang berdasarkan kepada pemujaan arwah-arwah leluhur. Dalam bahasa Sumba, arwah-arwah leluhur disebut Marapu yang artinya adalah “yang dipertuan” atau “yang dimuliakan”. 

MENGENAL PERADABAN AWAL SUMBA DI KAMPUNG ADAT WUNGA

Kampung Adat Wunga merupakan kampung pertama dan tertua di Sumba Timur yang didirikan oleh nenek moyang orang sumba yang berasal dari Malaka Tanabara. Wunga berasal dari kata Kawunga yang artinya awal.

Kampung Adat Wunga 1
Kampung Adat Wunga – satyawinnie

Kampung ini terletak di puncak bukit bebatuan yang tidak memiliki persediaan air, namun masyarakat tetap bertahan di tempat tersebut. Meskipun pada tahun 2010 lalu terjadi kebakaran yang menghanguskan 9 dari 12 rumah di kampung adat ini namun tidak menghilangkan nilai sejarah serta daya tarik dari tempat ini.

Kampung Adat Wunga 2
Kampung Adat Wunga penuh sejarah – kompasmudagludhug

 

BERINTERAKSI DENGAN BUDAYA LOKAL DI KAMPUNG ADAT RAJA PRAILIU

Kampung Adat Prailiu adalah sebuah ibukota kerajaan lewa kambera yang terletak disebelah Timur kota Waingapu. Rumah-rumah adat yang oleh warga kampung disebut Uma Mbatang/ Uma Hori, kuburan megalitik yang disebut reti dan patung-patung (penji) serta sejumlah benda purbakala masih terpelihara dengan baik.

Kampung Raja Prailiu 1
Kampung Adat Raja Prailiu – dedesunarya

Didepan rumah raja, terdapat pohon besar dengan puluhan tengkorak sapi-babi-kuda yang bergelantungan. Di sekeliling pohon tersebut tertanam batu batu berukir, ada ukiran manusia, buaya, monyet, kura-kura, dan lain-lain yang sarat makna dan sejarah.

Kampung Raja Prailiu 2
Kampung Adat Raja Prailiu – cokicoksinta, satyawinnie, wiwix239

Di kampung ini juga kamu dapat melihat langsung proses pembuatan Kain Tenun Sumba Timur langsung dari tangan para penenunnya, dan tentunya kamu juga dapat membungkus kain-kain tenun cantik dari Sumba Timur sebagai buah tangan perjalanan di Pulau Sumba.

Kampung Raja Prailiu 3
Kain tenun sumba di Kampung Raja Prailiu – ragilo

 

Ternyata Pulau Sumba menyimpan keindahan alam dan budaya yang luar biasa ya. Kamu tertarik untuk berlibur ke Pulau Sumba? Kunjungi IVACANZA, atau kamu bisa mengikuti OPEN TRIP Pulau Sumba selama 4 hari 3 malam hanya IDR 2.550.000,- atau PRIVATE TRIP Pulau Sumba selama 4 hari 3 malam hanya IDR 2.200.000,-

Info lebih lanjut hubungi : Line (@ivacanza) / info@ivacanza.co

Paket wisata sumba, trip sumba, tour sumba

 

Share This!

Comments

comments