17 OLEH OLEH KHAS JOGJA YANG TAK BOLEH KAMU LEWATKAN

0
47
views

Sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia, tidak lengkap apabila berkunjung ke Jogja tanpa mencicipi dan membeli oleh oleh khas Jogja seperti gudeg dan bakpia.

Namun, selain gudeg dan bakpia, ada berbagai macam oleh oleh khas Jogja yang wajib kamu coba. Berikut ini adalah beberapa oleh-oleh khas Jogja yang wajib kamu coba rekomendasi dari IVACANZA.

Baca Juga
Panduan Wisata Jogjakarta [FULL]
11 Hotel Instagramable di Jogja dengan harga di bawah 500ribu
16 Cafe Instagramable di Jogja
Kuliner Gudeg  yang wajib kamu coba di Jogja

OLEH OLEH MAKANAN & MINUMAN

BAKPIA PATHOK

Belum ke Jogja kalau tidak membawa oleh-oleh bakpia, begitulah kata banyak orang. Sebagai kue yang wajib dibawa dari Jogja, ketenaran Bakpia Pathuk meMang tak perlu diragukan lagi. Awalnya, kue yang dipengaruhi budaya China ini hanya diproduksi dalam jumlah terbatas di sebuah desa bernama Pathuk pada awal abad 20an.

Bakpia Pathok

Ternyata, kue dari campuran kacang hijau dan gula yang dibungkus dengan tepung ini semakin dinikmati oleh banyak kalangan masa kini. Oleh karenanya, saat ini inovasi olahan Bakpia Pathok pun terus dilakukan dalam segi variasi isi bakpia, mulai dari kacang hijau, keju, cokelat, ubi, durian, hingga green tea.

GEPLAK DAN YANGKO

Selain bakpia, ada juga oleh oleh khas Jogja manis lainnya yang terbuat dari olahan ketan bernama geplak dan yangko. Geplak adalah kue berwarna-warni khas Kota Bantul yang dibuat dari adonan kelapa, tepung, dan gula dengan bentuk bola kecil. Sementara itu, Yangko memiliki bentuk kotak dan tekstur lebih kenyal dibanding geplak. Yangko juga memiliki berbagai varian rasa,  yakni original (campuran kacang yang dicincang), melon, semangka, dan stroberi.

Geplak & Yangko

GUDEG KALENGAN

Bila ditanya tentang kuliner khas Jogja, sudah pasti gudeg jawabannya. Olahan nangka muda berwarna cokelat tua yang dimasak dengan santan dan disajikan bersama sambal goreng krecek ini memang sangat mudah ditemukan. Bahkan, beberapa warung nasi gudeg yang merupakan warisan lintas generasi di kota ini sudah berusia hampir satu abad.

Gudeg Kalengan

Tak cuma dijual dalam bentuk besek maupun kendil, kuliner yang satu ini juga tersedia dalam bentuk kalengan. Masa kedaluwarsa gudeg ini bisa mencapai setahun tanpa mengurangi cita rasanya. Oleh karena itu, gudeg kalengan cocok dijadikan oleh-oleh, terlebih bagi kamu yang memiliki perjalanan cukup panjang.

WALANG GORENG GUNUNG KIDUL

Pernahkah kamu mencoba camilan berbahan dasar serangga? Jika belum dan penasaran ingin mencicipi, kamu wajib membawa pulang walang (belalang) goreng yang terkenal dari Gunungkidul.

Walang Goreng

Oleh oleh khas Jogja yang satu ini bisa dijadikan sebagai lauk lezat yang memiliki kandungan protein tinggi. Oleh-oleh khas Jogja ini tersedia dalam tiga pilihan rasa, yaitu pedas, gurih, dan bacem. Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp30.000, kamu bisa membawa pulang satu stoples camilan unik ini.

KERIPIK WELUT

Sebelum meninggalkan Jogja, tak ada salahnya untuk mampir ke Pusat Kuliner Belut Godean, Sleman, yang berjarak sekitar delapan kilometer dari pusat kota Jogja. Di sini, kamu bisa menemukan puluhan penjual keripik welut (belut) yang renyah dan lezat.

Keripik Welut

Harga yang dipatok mulai dari Rp70.000 per kilogram, tergantung ukuran dan campuran tepung yang dilumuri. Selagi menunggu proses pembungkusan, kamu bisa mencoba beragam makanan berat olahan belut lainnya yang ditawarkan di pusat kuliner ini, seperti mangut welut, pepes welut, sego welut, juga sambal penyet welut.

COKLAT MONGGO

Bagi pencinta cokelat, rekomendasi oleh oleh khas Jogja yang harus kamu coba adalah Cokelat Monggo. Awalnya, produk ini dibuat oleh sekelompok warga lokal dan ekspatriat asal Belgia karena minimnya cokelat batangan berkualitas di Indonesia. Kemudian, lahirlah produk Cokelat Monggo pada tahun 2005.

Cokelat Monggo Jogjakarta

Cokelat ini memiliki pilihan rasa, seperti stroberi, karamel, susu, durian, dan mangga. Dengan produksi utama yang dipusatkan di pabrik daerah Kotagede, Cokelat Monggo bisa menjadi alternatif oleh oleh khas Jogja yang patut dicoba.

JOGJA SCRUMMY & MAMAHKE JOGJA

Saat ini, bisnis oleh-oleh garapan artis ibu kota kian berkembang, termasuk di Jogja. Jogja Scrummy, salah satu bisnis kuliner milik aktor Dude Harlino ini sudah memiliki beberapa gerai yang selalu ramai pembeli. Jogja Scrummy merupakan perpaduan antara brownies, krim, dan lapisan pastri berbentuk persegi panjang.

Jogja Scrummy

Ada berbagai pilihan rasa yang ditawarkan, mulai dari cokelat, keju, talas, srikaya, karamel, hingga mangga. Kue yang memiliki masa kedaluwarsa selama seminggu ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp45.000 per kotak.

Selain Jogja Scrummy, ada pula oleh oleh khas Jogja bernama Mamahke Jogja milik pasangan selebriti Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo. Mamahke memiliki bentuk, tekstur, dan komposisi yang tak jauh berbeda dengan Jogja Scrummy. Adapun varian rasa yang ditawarkan, antara lain tiramisu, red velvet, green tea, cokelat, cokelat pisang, cokelat keju, dan kacang hijau. Harga satu kotak Mamahke Jogja sekitar Rp50.000.

Mamahke Jogja

SALAK PONDOH JOGJA

Oleh oleh khas Jogja lainnya adalah buah salak. Sudah sejak lama, wilayah Sleman, tepatnya lereng Gunung Merapi dikenal sebagai sentra budidaya salak pondoh. Tak hanya memborong buahnya saja, kamu juga bisa mengunjungi agrowisata salak pondoh yang tersebar di wilayah ini. Serunya lagi, kamu juga diperbolehkan memetik buah salak untuk dijadikan oleh-oleh atau dimakan langsung. Rasanya yang legit akan membuat siapa saja yang memakannya ketagihan.

WEDANG UWUH JOGJA

Oleh oleh Jogja yang wajib kamu coba berikutnya adalah Wedang Uwuh kering. Wedang Uwuh adalah minuman dengan bahan-bahan yang berupa dedaunan mirip dengan sampah. Dalam bahasa Jawa, wedang berarti minuman, sedangkan uwuh berarti sampah. Wedang uwuh disajikan panas atau hangat memiliki rasa manis dan pedas dengan warna merah cerah dan aroma harum. Rasa pedas karena bahan jahe, sedangkan warna merah karena adanya secang. Wedang uwuh ini adalah minuman khas dari Yogyakarta.

Wedang Uwuh

Pada awalnya wedang uwuh masih dalam bentuk bahan utuh berupa rempah-rempah asli, tetapi seiring perkembangan zaman dan kebutuhan akan kepraktisan, saat ini wedang uwuh sudah dikembangkan menjadi dalam bentuk instan, maupun bentuk celup. Wedang Uwuh bentuk ini lah yang bisa kamu jadikan sebagai oleh oleh khas Jogja.

OLEH OLEH PAKAIAN

KAOS DAGADU

Kamu pasti sudah tidak asing dengan kaos, berbagai pakaian, dan benda-benda unik dari Dagadu, bukan? Dengan ragam gambar dan kata-kata yang kreatif, tak berlebihan kalau Dagadu disebut sebagai oleh oleh utama khas Jogja. Sebelum pulang ke kota asalmu, sempatkan untuk mampir dan membeli kaos, sandal, gantungan, juga stiker dijadikan oleh-oleh. Siap-siap jika kamu akan kalap memilih banyak barang unik di sini ya.

Pusat Kaos Dagadu Jogjakarata

Dagadu sendiri berasal dari bahasa walikan atau bahasa gaul Jogja, yang berarti ‘matamu’. Hal ini semakin jelas terlihat di logo kaos yang berbentuk mata. Untuk tempat pembelian, kamu bisa menemukan kaos ini di Mall Malioboro, Ambarukmo Plaza, dan Yogyatorium Dagadu Djokdja di Jalan Gedongkuning 128, Yogyakarta. Saat ini terdapat banyak sekali kaos palsu yang mencatut nama Dagadu, agar tidak tertipu, sebaiknya kamu beli langsung di tempat toko resminya.

BATIK JOGJA

Memborong batik tetap menjadi aktivitas yang tidak boleh dilewatkan. Ada banyak pilihan tempat yang bisa kamu jelajahi untuk berbelanja batik di Jogja dengan harga yang cukup beragam.

Ada Pasar Beringharjo, Malioboro, juga perkampungan batik Ngasem dan Giriloyo sebagai tempat populer untuk membeli batik khas Jogja. Selain tempat tempat populer tersebut, kamu juga bisa mengunjungi Desa Karebet yang merupakan desa wisata penghasil batik Jogja. Di desai ini batiknya tampak lebih menarik secara motif, selain itu batiknya pun diplikasikan dalam bentuk topeng, gelang, barang lainnya.

Oleh-oleh Batik Jogja

Umumnya selain dalam bentuk lembaran kain, kamu juga bisa membeli batik khas Jogja yang sudah dihasilkan menjadi kemeja, daster, gaun, bahkan tas dengan motif unik khas Jogja.

BLANGKON DAN SURJAN JOGJA

Tak lengkap rasanya jika berlibur ke Jogja tanpa membeli pakaian khas Jogja, salah satunya blangkon dan Surjan Jogja. Pakaian tradisional jawa jaman dahulu yang bisa dipakai di kepala ini, bisa kamu peroleh di Pasar Beringharjo, toko dan pedagang kaki lima di sepanjang jalan Malioboro.

OLEH OLEH PERNAK-PERNIK

GERABAH KASONGAN

Tak melulu soal batik dan kuliner, Jogja juga bisa menjadi tempat yang menyenangkan bagi para pemburu barang antik. Berbagai barang berupa guci, vas bunga, patung, serta kerajinan tanah liat lainnya bisa dengan mudah kamu temui di Jalan Raya Kasongan (Desa Wisata Kasongan). Selain bisa memborong pernak-pernik untuk kamu jadikan oleh-oleh khas Jogja, kamu juga bisa melihat proses pembuatan gerabah atau tembikar langsung oleh sang pengrajin.

Gerabah Kasongan

PERNAK-PERNIK PERAK KOTAGEDE

Jika Kasongan dikenal dengan seni gerabah, maka Kotagede populer karena kerajinan seni peraknya. Seni mengukir, mengolah, dan menempa perak sudah dikuasai penduduk secara turun temurun sejak lama di wilayah ini. Dari kegiatan tersebut, berbagai barang berupa anting, cincin, kalung, serta miniatur patung berbahan perak dihasilkan dengan sangat apik.

Pernak – Pernik Perak Kotagede

Harga yang ditawarkan bervariasi, tergantung pada ukuran, motif, serta tingkat kerumitan pembuatan. Karena kualitas yang baik, berbagai kerajinan perak asal Kotagede pun sudah banyak diekspor ke mancanegara.

BARANG ANTIK PASAR BERINGHARJO

Selain menjadi tempat yang pas untuk berburu kuliner dan berbelanja batik, kamu juga bisa menemukan beberapa tempat yang khusus menjual barang-barang antik di Pasar Beringharjo. Bagi penggemar benda-benda antik, kamu bisa membeli porselen, patung-patung dewa, arca, juga perabot rumah tangga tempo dulu berupa lampu gantung dan setrika uap di sini. Jika sudah yakin ingin membeli barang tersebut, jangan lupa menawar harga, ya.

Barang antik Pasar Beringharjo

PERNAK-PERNIK KERAJINAN MALIOBORO

Sebagai salah satu ikon kota, Jalan Malioboro menjadi “surga” segala jenis barang, hidangan, dan kerajinan unik. Berbagai benda yang paling banyak ditemukan di sepanjang jalan ini adalah mainan-mainan berbahan dasar kayu yang dihasilkan menjadi bentuk mobil, perahu, alat musik, gantungan kunci, dan masih banyak lagi.

Pernak-pernik Malioboro

Pernak-pernik tersebut sangat cocok dijadikan sebagai oleh oleh khas Jogja untuk kerabat atau keluarga kamu. Agar lebih leluasa mencari oleh-oleh di sini, sebaiknya kamu berjalan kaki saja. Jika enggan berjalan kaki, alternatif kendaraan yang bisa kamu pilih adalah becak dan delman.

PERNAK-PERNIK KERANG KHAS PANTAI SELATAN JOGJA

Ketika kamu berkunjung ke pantai selatan Jogja, seperti Pantai Parang Tritis, Pantai Baron, Pantai Indrayati, dan lainnnya, kamu akan mendapati berbagai pernak-pernik seperti gantungan kunci, tirai, kap lampu, bingkai foto, dan berbagai hiasan dinding lainnya yang terbuat dari cangkang kernag atau bekas binatang laut yang terdampar di laut. Biasanya souvenir ini memiliki warna yang beragam sehingga akan terlihat menarik.

Baca Juga :

Share This!
Share On Twitter
Share On Linkdin
Share On Pinterest

Comments

comments